Kubernetes, sering disingkat K8s, adalah platform open-source yang keren banget untuk mengelola aplikasi yang di-containerize. Salah satu konsep inti di K8s adalah Pod. Pod adalah unit terkecil yang bisa kita deploy di K8s. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas gimana sih cara bikin dan ngelola Pod di Kubernetes. Yuk, simak!
Sebelum lanjut, kita perlu ngerti dulu apa itu Pod. Pod nggak cuma satu container, tapi bisa juga beberapa container yang berbagi sumber daya yang sama, seperti storage dan network. Jadi, Pod itu seperti rumah buat container-container kita di K8s.
Mengenal Arsitektur Docker: Engine, Images, dan Containers#
Hai, teman-teman! Kali ini kita bakal ngobrolin tentang arsitektur Docker. Buat yang belum tau, Docker itu adalah platform yang memungkinkan kita untuk mengembangkan, mengirim, dan menjalankan aplikasi dengan menggunakan container. Nah, dalam arsitektur Docker, ada tiga komponen utama yang perlu kita pahami: Engine, Images, dan Containers. Yuk, kita bahas satu per satu!
Panduan Lengkap Memulai dengan Docker untuk Pemula#
Apa itu Docker?
Oke, kawan-kawan! Jadi, Docker adalah sebuah platform yang memungkinkan kita untuk mengembangkan, mengirim, dan menjalankan aplikasi menggunakan container. Apa itu container? Bayangkan container seperti sebuah box yang di dalamnya ada semua hal yang diperlukan oleh aplikasi kamu untuk berjalan, seperti kode, runtime, libraries, dan system tools. Dengan container, kita bisa menjalankan aplikasi di mana saja dengan cepat dan konsisten, tanpa pusing-pusing dengan perbedaan konfigurasi di setiap mesin.
Perbedaan Docker vs Virtual Machine: Mana yang Lebih Baik?#
Ketika kita ngomongin tentang virtualization, pasti banyak yang mikir tentang Virtual Machine (VM) yang udah muncul dari dulu banget. Tapi, ada teknologi baru yang gak kalah kepo yaitu Docker. Keduanya punya cara masing-masing dalam nge-handle aplikasi, tapi sebenarnya, mana yang lebih baik buat kebutuhan kita? Yuk, kita bahas bareng-bareng.
Virtual Machine: Konsep Klasik yang Masih Relevan#
Virtual Machine (VM) tuh ibaratnya punya komputer di dalam komputer. Itu tuh, lo bisa install sistem operasi lengkap di dalamnya, dengan kernel, aplikasi, dan semua sistemnya. Ini keren banget karena lo bisa punya beberapa OS berbeda dalam satu mesin fisik. Misalnya, lo bisa jalanin Windows dan Linux di Macbook lo.
Cara Menggunakan NGINX dengan Docker dan Docker Compose
Halo, teman-teman! Kali ini kita bakal bahas tentang cara menggunakan NGINX dengan Docker dan Docker Compose. Buat kalian yang belum tau, NGINX tuh web server yang keren banget, bisa buat nge-host website, reverse proxy, load balancer, dan banyak lagi. Nah, Docker dan Docker Compose tuh tools yang bikin kita bisa nge-deploy aplikasi dengan gampang dan konsisten di berbagai lingkungan. Yuk, kita mulai!